MALAIKATKAH DIA ???
(seperti diceritakan seorang jamaah haji tahun 2009 asal embarkasi solo))
Ada beberapa tempat khusus di Arab Saudi yang dianggap atau diyakini sebagai tempat mustajab untuk dikabulkannya doa doa kita. Di antaranya di Roudoh dalam masjid Nabawi Madinah, di Kabah, di Maqom Ibrahim dan lain-lain.
Hampir setiap jamaah yang datang ke masjid nabawai ingin bisa salat di Roudoh, tempat mustajab dikabulkannya doa kita. Orang ingin bisa salat sunah minimal 2 rakaat dilanjutkan doa doa sesuai keinginnya yang insya alloh akan dikabulkan doa doa tersebut. Namun yang menjadi persoalan adalah sangat sulitnya bisa masuk ke Roudoh (hanya dibuka setiap usai salat jamaah wajib, itupun dalam jangka atau waktu durasi yang tidak lama).
Begitu hari pertama tiba di Madinah (menjelang isyak) kami lalu salat isyak sedangkan aku dan beberapa teman jamaah lainnya ada yang tidak bisa jamaah isyak, baru bisa ke masjid subuh, karena ikut ngurusi semua kopor jamaah masuk ke hotel. Betapa sejuk dan nyamannya saat pertama kali memasuki masjid nabawi di malam hari........di subuh kami salat di masjid nabawi dan seterusnya selama 8 hari sebelum akhirnya pindah ke mekah.
Hari kedua saya dan 4 teman sekamar pemondokan yang sama melakukan orientasi mencari tahu cara masuk ke roudoh.....dengan susah paya akhirnya bisa masuk tetapi tidak sampai bisa salat karena waktu sudah habis. Lalu hari berikutnya kami ber5 ke roudoh lagi dan bisa masuk roudoh serta salat 2 rakaat...tetapi tidak berasa karena tidak bisa tenang salat...digeser geser orang orang....mau salat susah dan lain lain yang akhirnya waktu habis sehingga kami harus keluar.
Entah hari keempat atau kelima di madinah (aku lupa) setelah salat isyak jamaah di masjid (hotel kami sangat sangat dekat dengan masjid, hanya 50 meter sudah sampai pelataran masjid) kami berlima kembali ke hotel, makan malam lalu tidur semua karena kecapekan setelah sehari aktivitas...... ziaroh (mengunjungi beberapa tempat bersejarah di Madinah). Sekitar pukul 12.30 an dinihari hari aku terbangun dan sangat kuat doronganku untuk salat lail di masjid......lalu aku keluar hotel ke masjid.... Sampai di dalam masjid aku salat 2 rakaat tahyat masjid....lalu salat 2 rakaat lagi. Setelah itu berdoa dengan khusuk kalau aku ingin sekali bisa salat di Roudoh tetapi tidak mau menyakiti orang lain dalam mencapai tempat itu alias tidak dorong dorong orang lain.
Setelah itu aku akhirnya dengan hati yang tenang hening dan pasrah bisa sampai ke Roudoh dan mendapat tempat untuk salat. Persis saat aku mau salat sunah 2 rakaat......tiba tiba berdiri di depanku seorang perawakan tinggi besar orang Arab dengan jubahnya menjagai aku salat sehingga tidak dilewati orang orang dan tidak diusik orang orang lain. Begitu aku tahu aku dijaga orang lain perawakan arab, saat mulai takbiratul ihrom aku langsung menangis, salat sambil menangis, lalu salam berdoa lama banget......dengan nangis.....sampai aku merasa puas berdoa dan segera beranjak bangun.
Begitu bangun, aku dipeluk oleh orang arab tadi dan kami saling berpelukan dan aku nangis terus. Dia lalu mengucapkan beberapa kalimat dalam bahasa arab yang aku sama sekali tidak tahu maknanya. Hanya satu kata yang aku paham...jannah...jannah.... sedangkan semua kata kata lainnya aku tidak tahu maknanya. Allohu akbar. Setelah cukup lama berpelukan dengan air mata selalu nangis akhirnya pelukan orang tersebut dilepaskan dan dia dengan warna jubah oranye cream .....dia meninggalkan aku sendirian....dia ikut keluar bersama orang orang banyak yang keluar.
Setelah dia pergi....aku seperti tertegun.....dan memperhayikan dia sampai dia lenyap bersama kerumunan banyak orang. Lalu aku terdiam dan keluar dari Roudoh, bertanya dalam hati siapa orang yang membantu aku menjagai aku saat aku salat dan berdoa di Roudoh? Betulkan dia orang arab atau apakah dia malaikat yang menolongku? aku tidak tahu jawabnya. Hanya alloh yang tahu.
Setelah kejadian itu aku simpan sendiri untuk diriku.....mau cerita orang takut diketawain dll. Namun akhirnya aku tidak tahan untuk tidak cerita.....lalu aku cerita ke salah satu kyai pembimbing KBIH tentang kejadian tersebut. lalu sang kyai bilang ya disyukuri saja sudah dibantu orang saat ibadah, insya alloh kalau kita baik dimana saja kita akan mendapat kebaikan dari orang lain, kata kyai. Apa dia orang sungguhan atau dia malaikat? wallahoalam bisowaf, hanya alloh saja yang tahu. Meski aku yakin insya alloh yang menolongku adalah malaikat yang diutus alloh menolongku, mengabukkan doaku ingin salat di roudoh. Allohu akbar. ***