SETANKAH DIA???
(( seperti diceritakan oleh salah seorang jamaah asal embarkasi solo musim haji tahun 2009)))
Suatu siang sehabis salat duhur berjamaah di masjidil haram saat musim haji 2009, aku berada di lantai 2 masjidilharam dan memandang ke keurumuman jamaah yang berusaha mencium hajar aswad di sisi kabah. Betapa sulitnya untuk bisa mencium hajar aswat...... tidak banyak orang yang bisa karena para jamaah berdesakan dan cenderung kasar saat berebut mencium hajar aswad. Aku beberapa kali pernah berusaha mencobanya tetapi alloh belum ijinkan sehingga belum bisa juga.
Saat aku menatap arah kabah, tiba tiba di sebelahku ada orang perawakan Indonesia juga mengamati kabah dengan kerumaman banyak orang yang ingin cium hajar aswad. Dalam bahasa Indonesia tiba tiba dia bilang ke aku.....betapa sulitnya cium hajar aswad. Jelas bisa kita lihat sehingga mana mungkin ada orang tua dan kadang yang sulit jalan bisa cium hajar aswad.....orang orang disibakkan oleh orang yang menolongnya dan lain lain. Banyak cerita yang jelas tidak masuk akal karena dilihat saja kelihatan sulit. Itu kata kata orang di sebelahku yang intinya dia tidak percaya banyak cerita bohong tentang orang tua renta bisa cium hajar aswad, orang sulit jalan bisa dengan dibantu malaikat dll dll.
Kemudian aku berpikir kok orang ini berpikirnya begitu, beda dengan aku berpikir. Aku percaya sepenuhnya bila ada orang yang cerita asal dia tidak bohong kalau dimudahkan alloh dalam salat di roudoh madinah dijaga orang arab besar atau seseorang yang dibantu orang lain ((malaikat)) untuk bisa mencium hajar aswad dll dll. Aku percaya itu karena kalau alloh berkehendak maka tidaklah sulit bagi Allloh tuk menolong hambanya.
Lalu aku berpikir jangan jangan orang ini setan yang menyerupai orang indonesia dan berkata seperti itu untuk menguji keimanankau. Aku ingat ceramah kyai kalau di Mekah Madinah ada 3 jenis orang yaitu orang sungguham, malaikat menyerupai orang dan setan menyerupai orang. Sehingga aku tidak jawab apapun saat orang sebelahku bilang seperti itu....tidak percaya dengan keajaiban di Makah Madinah. Akhirnya karena aku tidak merespon maka dia lalu pergi. Alhamdulliah dia pergi. lalu aku istigfar dan yakin kalau alloh berkehendak apapun bisa terjadi....meski tidak masuk akan manusia.****
No comments:
Post a Comment